Aturan Baru MotoGP Musim 2015

Misano, KompasOtomotif – Komisi Grand Prix MotoGP mengumumkan hasil pertemuan mereka terkait dengan regulasi teknis tim-tim yang berlaga musim depan. Tatap muka yang dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan GP San Marino, di Misano, Italia (13/9/2014), itu memutuskan beberapa hal krusial, termasuk penggunaan peranti lunak dan pengurangan bobot sepeda motor.

Paling seru diperbincangkan adalah kewajiban menggunakan peranti lunak yang dikembangkan bersama (unified software). Hingga 30 Juni 2015, semua tim masih boleh menggunakansoftware-nya sendiri. Setelah tangal itu, pengembangan sudah tak boleh lagi dilakukan, kecuali perbaikan minor yang menyangkut keselamatan.

Mulai 1 Juli 2015, pengembangan harus sudah dialihkan untuk software bersama yang akan mulai digunakan pada musim 2016. Basis software yang akan dikembangkan bersama-sama itu diambil dari peranti lunak yang saat ini dipakai kelas open.

Artinya, di masa-masa itu, pabrikan benar-benar dilarang mengembangkan peranti lunak sendiri, namun mereka semua diundang untuk berpartisipasi pada pengembangan sotfware bersama.

Pengurangan bobotDalam pertemuan itu, diputuskan pula soal pengurangan bobot. Sepeda motor 1.000cc di MotoGP tahun depan harus lebih ringan 2 kg, dari 160 kg menjadi 158 kg. Pengurangan itu akan terus dipertimbangkan untuk kemudian diturunkan lagi 2 kg pada musim 2016.
READ MORE - Aturan Baru MotoGP Musim 2015

Corak Shoei Edisi 2015 Lebih Agresif

Tokyo, KompasOtomotif - Produsen helm asal Jepang Shoei resmi meluncurkan desain grafis terbaru untuk edisi koleksi 2015. Beberapa desain baru ini memperlihatkan karakter grafis atau ilustrasi yang lebih agresif.

Beberapa model andalan Shoei, seperti X-Twelve yang terbagi dalam beberapa edisi, Trajectory TC-1, TC-2, dan TC-5. Model lain seperti GT Air, RF-1200, QWEST, dan VFX-W. Setiap model punya varian yang berbeda-beda, termasuk pilihan warna yang beragam.

Koleksi Shoei ini mulai dipasarkan akhir tahun ini, dengan banderol yang beragam, mulai dari 492,99 dollar AS (Rp 5,8 juta) sampai 807,99 dollar AS (Rp 9,6 juta).
READ MORE - Corak Shoei Edisi 2015 Lebih Agresif

Kursi Bayi Lebih Berkuman Ketimbang Toilet

Birmingham, KompasOtomotif – Hasil studi baru yang mengejutkan dirilis University of Birmingham, Inggris. Disimpulkan bahwa kursi bayi pada mobil (car seat) berpotensi mengandung banyak kuman dan bakteri. Bahkan tingkat kotornya lebih ekstrem, dua kali lebih banyak dibandingkan kuman di toilet.

Lebih detail, baby car seat rata-rata mengandung 100 kuman per cm persegi, bandingkan dnegan toilet yang rata-rata punya 50 kuman per cm persegi. Kuman dan bakteri itu dikhawatirkan membawa penyakit seperti bakteri E Coli atau Salmonella.

Untuk mendukung penelitian itu, universitas juga meneliti banyak mobil dan rumah. Ditemukan bahwa kabin mobil sangat banyak mengandung bakteri dan jamur berbahaya. Area kaki menjadi wilayah paling kotor dan jarang dibersihkan, mengandung ribuan kuman per cm persegi.

Penelitian ini juga melibatkan survei yang dilakukan ban merek Continental. Dari 2.000 pengendara yang menjadi responden, separuhnya mempunyai kabin yang kacau dan berserakan. Satu dari 10 pengendara mengaku pernah mengalami kecelakaan karena kekacauan pada mobil mereka.

Ironisnya, dua pertiga pemilik mobil yang disurvei tidak peduli dengan kebersihan dan kesehatan dalam kabin. Semakin parah ketika ditemukan bahwa satu dari lima dari mereka hanya membersihkan kabin (secara total) setahun sekali.

Jadi, masih tak mau membersihkan kabin?
READ MORE - Kursi Bayi Lebih Berkuman Ketimbang Toilet
 

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.